
Camera ini merupakan SLR Canon entry level generasi ketiga, setelah Canon EOS 300D (2003) dan Canon EOS 350D (2005). Generasi terbaru ini menawarkan kelebihan dibanding seri sebelumnya, antara lain :
- 10 megapiksel CMOS sensor dengan improved microlens array, fill factor dan noise yang lebih rendah
- EOS integrated cleaning Sistem
- Anti-Static Coating pada permukaan Sensor
- Separate Low Pass filter dengan ultra-sonic vibration
- Software based dust mapping/removal
- 9 titik Auto Focus sensor ( sama dengan EOS 30D )
- Continous shooting burst hingga 27 jpeg dan 10 raw image
- Single large, bright 2.5″ LCD dengan sudut pandang 160 derajat
- Penyesuaian dan setting kamera pada monitor LCD
- Histogram tersedia untuk Brightness (luminance) atau RGB (red, green blue)
- 3 macam setting untuk long exposure noise reduction
- Auto rotation dengan 3 opsi ( not recorded, record don’t rotate, record and rotate )
- Lebih dari 9999 images per folder pada storage card